CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Rabu, 19 Agustus 2009

BREAKAWAY or JUST STAY?

Hey all, blog reader yang setia, kalo ngunjungin blog (yg geje) ini pasti udah dengerin lagu "Breakaway, yang dipopulerkan Kelly Clarkson, secara lagu itu ada di mix-pod blog ini. Kata, Kibro alias kakaku tercinta, lagu ini biasa ajah dan jelas kalah bagus sama lagu-lagu rap jadul karya Tupac Shakur, rapper fave-nya. Tapi, Breakaway punya makna sendiri buatku.

Ehmm,, I never move from place to place. I grow in the same place and it's the only place I know.
Setahun setelah kelahiranku yang menggemparkan di Jakarta, keluargaku mutusin pindah ke daerah sepi bernama Bumi Serpong Damai, tepatnya di bilangan Tangerang. Yep, hingga akhirnya sekarang aku sendiri sudah empat belas tahun dan tandanya sudah tiga belas tahun aku mendekam di tempat ini. Kalau kata orang anak berumur satu tahun itu belum mengenal dunia, maka dunia yang aku kenal hanyalah BSD.

Hidup, menurutku, itu ramai dengan banyak cerita. Tapi, soal suasana yang kulewati dalam keseharian... sepi. Aku tinggal bareng dua orang tua, satu kakak cowok, nenek (yang tinggal bareng akibat stroke), dan satu pembantu rumah tangga. Ortu dua-duanya kerja. Kakak hobinya ngeluyur, biarpun kita rukuun banget. Aku nggak bilang kalo aku nggak diperhatiin. Nggak juga. Kalo ortu pulang, aku masih sempet ngobrol dan apalagi sama temen seperjuangan alias kakakku sendiri. Aku juga biasa ngejalin relasi sama pembantu di rumah. Yah, biarpun pembantu yang sekarang ini udah tua dan agak bigos dan nggak lupangabarin kabar infotaiment yang sebenernya kurang menarik bwtku (trakhir itu tetang nikah sirinya Ahmad Dhani ama tentang rencana menikahnya Cliff Sangra, mantan suami Suzanna, sama siapaa gitu...) 'coz I'm not a gossiper. But, well, I love my small and loving family...

More about my ordinary and just-still-the-same life, I've been a student in Sanur BSD for almost nine years... Aku masuk Sanur udah sejak kelas satu SD. Bangga juga sekolah di Sanur, sekolah terbaik dan terjamin di BSD dan sekitarnya. Sekolah ini disiplin dan selalu dibilang sekolah unggulan di bawah naungan Sr. Francesco yang punya totalitas yang tinggi. I find many stories here and here I know what I might be in the future. My history just begun here. Kisah di sanur makin berwarna pas masa SMP.

Kehidupan sederhana yang cukup menyenangkan, tapi... jenuh juga...

Yep, kehidupan yang samaa terus sepertinya emang cukup menjenuhkan. Penasaran sama dunia luar itu seperti apa. I dunno why but I have a dream to breakaway...

Grew up in a small town...
When the rain sould fall down...
I'd just stare out m window...
Dreaming of what could be and if I'd end up happy...
I would pray...
(Kelly Clarkson-Breakaway)

Sepenggal lirik lagu Kelly Clarkson, yang sebetulnya merupakan karya Avril Lavigne, itu menyelami angan. Mungkin aku agak ambisius dan punya terlalu banyak mimpi. Aku harus mulai menentukan jalan hidup seiring bertambahnya usia. Dan... sebentar lagi aku mau masuk SMA. Sejak kelas tujuh sampe kelas delapan, aku selalu bilang kalau aku mau masuk SMA Sanur BSD. Tapi, kian hari keinginan itu terus terkikis sampai hanya tinggal secercah saja. Hanya tipis. Aku mendadak ingin mencari tempat lain lagi untuk menimba ilmu. Gilanya lagi, I wanna seek out something more out from my hometown... Kalo aku nganggep Sanur itu sekolah terbaik di BSD, berarti aku nggak mau nyari sekolah di sekitar sini juga dong.

Dulu, aku pernah dapet teguran keras dari orang tua karena kebiasan begadang akibat insomnia yang nggak berdasar ini. Kalo nggak ngubah kebiasaan, aku bisa dikirim ke asrama Van Lith, Jawa Tengah. Wew, jauh amat, ya? Aku, sih, nurut-nurut ajah, dan emang aku nggak seratus persen mau dikirim ke sana. Tapi... anehnya, kok, aku malah tertarik.

Aku yakin kehidupan di Van Lith sama Sanur pasti beda banget. dua-duanya, sih, mungkin sama-sama disiplin. Tapi, gaya hidup di sanur masih kelihatan borju-nya dan mungkin tali persaudaraan nggak erat-erat amat. Kalo di Van Lith, kan, agak terpencil dan kita mau nggak mau harus hidup bareng temen-temen seasrama, jauh dari keluarga kandung.

Sanur itu sekolah bagus... Pendidikannya mungkin terbaik di daerah sekitar BSD sini...
Tapi... jenuh...

Trying hard to reach out...
and when I tried to speak out...
felt like no one could hear me...
Wanted to belong here...
but something felt so wrong here...
so I'd pray and breakaway....
(Breakaway- Kelly Clarkson)

Temen baekku, Olin, juga ternyata punya pemikiran yang sama. Yah, sama-sama lagi hunting SMA bagus laennya. Lucunya, kita sama2 tertarik sama Van Lith. Tapi, ngeliat-liat yang lain juga. Tapi, kita nggak ngelirik SMA di sekitar BSD juga. SMA yang jadi minat malah jauh-jauh semua. Belum ada pilihan yang tepat, padahal Januari sekolah-sekolah udah membuka pendaftaran. Harus cepet nentuinnya. Cuma kalau jauh, repot juga, ya... But all of us know that anything might be possible....

I'll spread my wings and I'll learn how to fly...
I'll do what it takes 'til I touch the sky...
I'll make a wish...
take a chance...
make a change...
and breakaway...
Out of the darkness and into sky....
But I won't forget all the ones that I love, I'll...
make a wish...
take a chance...
make a change...
and breakaway...
(Chorus of "Breakaway- Kelly Clarkson)

Kadang aku udah ngarep, berkhayal, dan semacamnya, gimana kehidupan kalo diluar Sanur. Agak ragu mau ngelanjutin di SMA sini. Tapi, pernah aku ngobrol sama temen. Dia lebih muda dan dia blom slama aku mendekam di Sanur. Aku nggak bilang mau pindah dari Sanur, cuma bilang kalau aku agak bosen. Trus, anak itu bilang, "Tapi, kalau misalkan pindah, nanti malah kangen sama Sanur, ya..."
Astaga, anak baru setaon di Sanur ajah udah bisa ngomong gitu, gimana gw??
Udah lama banget aku di Sanur dan jelas banyak memori yang juga manis tersimpan tentang Sanur... Apa kuat, ya, ninggalin Sanur?? Apalagi kalau ke Van Lith... Kan, jauh dari mana-mana...

Tapi, keinginan ada dan impossible if I could forget you all, pals...

I'll spread my wings and I'll learn how to fly...
Thou it's not easy to tell you goodbye...
I gotta make a wish...
take a chance...
make a change...
and breakaway...
out of the darkness and into the sky...
but I won't forget the place I come from, I gotta...
make a wish...
take a chance...
make a change...
and breakaway...
(Kelly Clarkson-Brekaway)

Lagu Breakaway, tuh, seperti bilang: "No place that far for your dreams. Be brave to take steps to go..." Tapi, ada juga beberap kisah yang mengingatkan tentang penyesalan seseorang yang meninggalkan pekerjaan dan rutinitas biasanya untuk hal baru, karena hal baru tersebut justru tak memuaskan. Harus bersyukur katanya.

Jadi, yang tepat yang mana. Should I stay or breakaway? Need your help, guys...

Minggu, 16 Agustus 2009

That's Naturally MY VOICE

There are too much people in this world that successfully make me think that I am small and this world is so massive. I think is alright if people don't really know me coz I know who am I and what I'm seeking. But sometimes it feels like shit.

Remember that actually I don't wanna be angry or messing up with you, guys. This is just about all that lies in my mind.
Okeh, hari Kamis tanggal 13 Juli lalu, aku berperan jadi lektris buat misa. It's actually just an ordinary job, you know. I just got to read and I tried to do my best. Nggak tahunya, ada dampak yang cukup besar.

Orang pikir suaraku, tuh, jadi beda banget. Yeah, I really realize that one. Tapi, reaksi orang bikin aku agak kaget juga. Orang pikir aku ngebuat-buat suara itu.

"Ven, suara kamu, kok, beda banget, sih. Jadi nge-bass. Dibuat-buatnya gimana?"
"Ven, suaranya beda..."

Okeh, kalo emang beda, aku juga ngerasa... That's no problem. Tapi, ada juga yang komen begini:
"... Suara lw dibuat2 bgt... Keanya gak cocok sama jati diri lw..."

Gak ngerti kenapa, jujur aku agak kesel sama yang satu ini...
"Do you think you've known me well, huh?? You don't even know why I'm sick of you!!!!"

Okeh, dalam bikin blog ini, aku nggak pernah ada maksud mau marah2 geje dan semacamnya.Aku nggak kesel dan trima2 aja kalo emang orang bilang suaraku jelek dan semacamnya, tapi jujur aku nggak suka kalo orang bilang itu dibuat-buat untuk nyari perhatian. Tapi, aku cuma mau bilang: ITU SUARA ASLIKU! Kalo beda, aku ngaku emang beda ama suara sehari-hari. Tapi, aku nggak ngebuat-buat itu. Mungkin agak nggak masuk akal buat kalian. Jadi, kalo suruh baca formal, suaraku berubah jadi formal dengan sendirinya. Kayak udah ke-setting. Aku juga nggak nganggep suara itu segitu indahnya buat narik perhatian orang... Sedih juga kalau ada yang nganggep kalo aku ngebuat2 suara buat narik perhatian orang. I don't make fun with my voice just to get attention.

But a view things really raise my mood...
My kindest classmate, Michelle Marietta, talked to me. Michelle nanya apa aku sering jadi lektor dan bilang suaraku beda pas misa tadi. Tapi, ternyata Michelle bilang dia punya kasus yang sama juga kayak aku. Anyway, we can't explain why that thing happens to us. Suara kita beda sendiri pas harus ngomong secara formal dengan sendirinya. Seneng juga nemu temen yang senasib karena kita jadi saling ngerti. Yang pasti juga, suaraku nurun dari nyokap.

Lagian meskipun ancur, I just let go if my perform was a kinda disaster. I tried to enjoy myself. Seenggaknya, mungkin aku bisa belajar untuk lebih ngehargai orang lain, gak cepet2 nghakimin orang dan belajar nrima pendapat orang lain.Jum'at, aku udah seneng2 lagi, apalagi waktu itu libur alias belajar di rumah. Thou I'm still a DUMB beginner, I enjoyed playing badminton with my bro. Kagum juga ngeliat Kibro, yang udah jauh lebih jago, sabar main sama aku. Mendongkrak semangat lagi. Thou sometimes he's really a complicated person, I can usually find reasons to love him... ^^

Sabtu, aku udah lebih gila, seenggaknya Mochi ngerasain itu. Kita ada gladi bersih upacara dsb. The end of the schoolday was Creative Writing Class as usual. I still love that class with some new and interesting pals. Ya, yg ngulang ekskul ini, sih, dapet materi yang beda sama anak-anak yang baru masuk. Tapi, masih ada pembauran yang pasti. Aku masih bisa gangguin si Mochi, dengan bantuan "kawan sehidup sematinya" Mochi a.k.a Austin anak kelas 8. Kasian juga, sih, Mochi bisa-bisanya digangguin adik kelasnya (tapi lw sama2 msh junior di Mnulis Kreatif, chi! :P). Yah, slaen belajar nge-bully (cuma maen2 doang), sempet juga ngobrol sama yang laen tentunya. Ada Tella Ekaputri Shibuya, yang serius baca novel "Sang Maharani"-nya Agnes Jessica, yang hak milik ada di aku (keren banget bukunya!). Ada Cliff, cowok kelas 8 yang fasih banget soal dunia novel2 bermutu. Dan tentu saja guru terkasih, Ci Amanda Salim, yang seru, pinter, dan puisi rahasianya zaman masih sekolah bocor ke masyarakat Mnulis Kreatif.

Then I think we'll have some boy talents now in this class. Well, I haven't seen how they write, but they have faith and imagination. What they need more?
Seenggaknya mereka lebih serius dibandingin yang lalu2. Austin punya cerita petualangan2 gitu, yang aku saranin dimasukkin tokoh beruang nyasar yang sebenernya ngelambangin Myra. Cliff awalnya ogah membagi rencana tema dan topik noveletnya, hingga akhirnya dia ngaku juga di waktu dan tempat yang berbeda. But we may believe that they'll make some interesting stories. Termasuk Mochi juga...

Anyway, I don't really get mad. But I just wanna say that is naturally my voice and I never try to get attention or praises from people by my voice. Hope you understand, guys... ;)

Sabtu, 11 Juli 2009

Osama: Penindasan Atas Nama Agama

Hey bloggers,,
long time no see...
Sebagai salam pembuka, aja, masih inget nggak posting mengenai film yang pernah aku tulis dulu. Ya, memang kurang menarik, sih. Ada yang tentang perjuangan anak-anak letoy, yang tak jelas asal-usulnya, meraih mimpi (August Rush dan Oliver Twist). Kalau pernah baca-baca blg ini sebelumnya, mungkin pernah tahu resensi singkat tentang kehidupan remaja Amerika yang haknya erbengkalai lewat film Not Like Everyone Else dan The Cheaters.

But, there are many lessons I can get from those movies, so I wanna share it with you.
Oke, cukup basa- basinya. Ada film lagi tentang hak asasi manusia. Mungkin kalian pada bakal bilang: "Boooooorrriiiiiiiiiiiiingggg!", misalkan kalian bener ngeliat film ini. Tapi, sebetulnya film ini memiliki plot yang tajam dan menarik, kecuali ending yang sangat menggantung.
Sekilas saja, film ini menyorot pelanggaran hak asasi manusia oleh pihak Taliban, pada saat mereka berkuasa di Afganistan.

Biar lebih jelas ajah, Taliban ialah gerakan nasionalis Islam yang menguasai Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001. Kekuasaan Taliban digulingkan oleh Amerika Serikat dengan tuduhan melindungi pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden, yang merupakan tersangka penyerangan pada World Trade Center, New York.
Taliban merupakan kelompok yang menganut agama Islam secara keras. Nyatanya kebebasan warga Afganistan, terutama wanita, menjadi sangat dibatasi dan kedamaian terkoyak. Hal tersebut bukan dikarenakan oleh kesalahan pada agama Islam sendiri, namun kesalahan terletak pada cara pikir

Baca ajah resensinyaa (yang sayangnya, saia juga yg buat;P)...
====================================================================
Osama: Penindasan Atas Nama Agama


Judul: Osama
Sutradara: Siddiq Barmak
Pemeran : Marina Golbahari, Arif Herati, Zubaida Sahar
Durasi : 83 menit

Sebagai gerakan nasionalis Islam yang taat, Taliban seharusnya bisa membawa kedamaian bagi Afghanistan. Namun, nyatanya, nama Islam hanya dipakai untuk menyembunyikan kebusukan gerakan tersebut. Kekolotan atau kekerasan mereka justru hanya mengoyak hak wanita saja.

Hal tersebut dibeberkan secara nyata oleh sutradara Siddiq Barmak dalam film Osama, yang dibuat berdasarkan kisah sejati.

Cerita bermula ketika para wanita di Afghanistan melancarkan aksi demo, karena Taliban merampas hak bekerja wanita. Pihak Taliban sendiri tak pernah mengacuhkan aspirasi mereka dengan baik. Perampasan hak bekerja bagi wanita seakan menampar keras kehidupan para wanita, apalagi bagi seorang janda.

Seorang janda, yang dulunya mengabdi pada sebuah rumah sakit yang ditutup Taliban, khawatir akan hidupnya dan putrinya(Marina Golbahari). Namun, sesuai dengan usul ibunya, janda tersebut berani mengambil sebuah langkah nekat. Ia pun menyuruh putri tunggalnya untuk memotong rambut dan menyamar sebagai seorang laki-laki, agar ia boleh bekerja.

Anak tersebut akhirnya memperoleh pekerjaan dari seorang rekan almarhum ayahnya. Namun, ketakutan bila kedok aslinya terkuak selalu menghantui dirinya. Bagaimana pun ia tetap seorang wanita. Ketakutannya semakin nyata ketika ia dipaksa masuk mengikuti sekolah militer yang dipelopori Taliban. Keberadaan dan perilakunya sangat kontras dengan anak lelaki lainnya. Sementara bila kedoknya terbongkar, Taliban pun takkan segan-segan untuk membunuhnya.

Film yang pertama kali dibuat di Afghanistan, setelah jatuhnya Taliban, ini memperoleh respons yang sangat baik dari seluruh dunia. Hal tersebut terbukti dari 18 belas penghargaan yang mampu disandang oleh film ini. Bahkan film ini mampu memperoleh penghargaan bergengsi, Golden Globe, sebagai "Film Bahasa Asing Terbaik".

Namun, film ini memiliki akhir cerita yang sangat menggantung dan menimbulkan banyak tanda tanya.

Biarpun begitu, film ini memiliki kisah yang sangat menyentuh. Penghayatan para pemain, terutama Marina Golbahari sebagai pemain utama, yang sangat baik seakan membuat film ini terasa riil. Banyak pula pelajaran yang mampu dipetik dari film ini, terutama tentang kegigihan.
====================================================================

Last words from me: Ini gak ada buat ngejelek-jelekin agama, kok. Kalo Taliban, dengan ajaran agama yang kolot, itu nyatanya malah menindas wanita, aku yakin kalau itu bukan disebabkan ajaran agama Islam itu bejat atau apa. Semua itu terletak pada kesalahan pemikiran Taliban saja. Mereka mungkin mengartikan kalau wanita harus tunduk pada lelaki itu tandanya strata lelaki lebih tinggi dari perempuan. Padahal bukankah harusnya keduanya saling menghormati?
Well, I'm not a moslem, So I'm still very green in explaining this all...

Tapi, aku yakin kalo baik Tuhan Yesus maupun Allah SWT ataupun Dewa Wsinu ataupun Tuhan dari agama manapun, pasti mengasihi umatnya baik wanita maupun pria... ;D

Kamis, 25 Juni 2009

First Birthday Away From Home

Dear bloggers,
June 24th is always being a special date for me...
Wanna know why?
Well, it's my b'day...
I was born on a date that nobody ever thought fiurteen years ago...
I was a silly premature baby...

Okay, just forget it all...
Let's back to the main topic: my b'day celebration...

Baik, baik, bukan perayaan gede-gedean tepatnya...
Bahkan gw ngerayain ultah pas lagi retret di Pratista bareng BIR monika (Bina Iman Remaja Santa Monika).
Retret itu diadain tanggal 22-24 Juni.
Lebih jelas soal retret akan saia beri tahu di posting selanjutnya.

Awalnya, jujur, gw sempet gak kebayang ultah jauh dari rumah.
Sebagai anak rumahan, gw ceritain sekilas gimana ultah gw pas 13 taon yang nggak jauh beda sama taon-taon sebelumnya.

Gw kebangun pagi-pagi, padahal masih libur. Gw menuruni anak tangga dan berjalan terus menuju meja makan. Ada aroma makanan yang lezat, menggoda dan menggugah nafsu. Macaronni udah mejeng di meja makan. Eyang Putri emang pakarnya makanan-makanan lezat.

Eyang: "Slamat ulang tahun!!
Gw: hehehe...
Mama: Selamat ulang tahun...
Gw: Trima kasiih...

Ultah gw tanggalnya strategis: pas sama waktu liburan.
Sesuda salama2an itu, sih, semua berlanjut biasa. Bonyok kerja dan gw nongkrong di depan komputer. Ya, emang tetep aja ada salam tempel, sih. Makan-makan di resto juga ada, tapi pas weekend night.

Tapi, ultah gw yg keempat belas ini BEDA.
D'ya ask why? Mendingan baca sendiri di paragraf-paragraf awal.

Birthday morning gw selalu dikelilingin keluarga. Sementara di ultah gw kali ini, gw nggak bakal denger suara anggota keluarga gw nyalamin gw. Mungkin juga nggak bakal ada yang notice kalau gw ultah. Ya, gw, sih, nggak minta seluruh peserta retret nyalamin gw, ngasih hadiah, dsb. But I just wanted to be home on my birthday...
Gw pernah kepikiran kalau gw pengen hidup mandiri di negeri orang kalo usia 20-an nanti. Tapi baru ninggalin rumah 3 hari, aja, udah homesick. I'm a random person and I've gotta fix it all...

Tapi, ternyata...
Ultah gw tetep seru di tempat retret...
biarpun pas bangun, gw lupa dan gak ngerasa kalau gw udah 14 tahun saat itu...
Ternyata, ada 2 orang peserta reteret yang bernama Grace dan Theresia yang datengin gw, yang lagi bengong geje.

G&T: Ci, happy birthday, ya...
Gw: Hah? Kok tahu?
G: Kita udah denger...
Gw: Hwah, thanks, yaa...

Tiba-tiba, anak geje bernama Keyko Tanzil yang jadi temen baek gw selama retret datengin gw dengan heboh...

Keyko: Waah, me ulang tahun, ya, Ciiiii... Aku lagi nyariin telor, nih, buat nyiremin cicii...
Gw: Najis ah, Key...

Keyko sibuk mikirin gimana caranya dia bisa dapetin telor atau nyiptain ramuan untuk nyiremin kepala gw. Waah, kejem bener lw, ya, Key, ma temen baru xD...

Hingga akhirnya Misa Penutupan Retret oleh Romo Haris...
Temanya, kok, sedikit menyinggung ulang tahun, mengingat hari itu pas bertepatan dengan hari peringatan kelahiran Yohanes Pembaptis (dan gw)
Tiba-tiba Ibu Syukur berkata,
"Romo, kebetulan pada hari ini ada salah satu peserta kita yang ulang tahun. Vena, silakan berdiri..."

Gw kaget, Keyko ngakak, yang laen jadi pada tahu semua.
Romo Haris doain gw...
Panggilan gw berubah jadi: yang ulang tahun...

Ceritanya kita di bus, nih, mau pulang...
Makin heboh...
Keyko ma Dhea sibuk bikinin ramuan buat nyiremin gw. Bahannya: lotion, fruit tea, bubuk permen, jus botolan yg geje, dsb. Mendingan tanya aja sama pihak yang membuat!

Keyko: Kurang aer nih...
Gw: Ah, janganlah, Key! Apa kata bonyok gw nanti?
Dhea: Pinjem HP lw! *gayanya udah kayak preman gitu*
Gw: Nggak!
Dhea: uh! Ada Bu Syukur nggak?
Keyko: Bu Syukur nggak di bus yang ini kali!
Dhea: Oiya, Oma Lia (Pendamping yang ada di bus ini). Oma, punya nomernya Mamanya Vena gak?
Oma Lia: Emang Vena kenapa?
Keyko: Kita mau nyiremin dia (nunjuk gw yang lagi masang tampang sok innocent)
Dhea: Karna itu kita mau minta izin sama Mamanya...
Oma Lia: Hwah, nggak boleh gitu, dong. Kan, kita baru retret. Kesannya kan nggak baik kalau srem-sireman...

Ko Jeffrey, yang juga pendamping, ikut menambahkan...
Ko Jeff: Kalau ulang tahun kasihnya, tuh, benda yang berkesan. Bunga, dll..."

Dhea n Keyko ngotot...
Dhea: Yah, kan buat kenang-kenangan untuk temen baruu!

Sepanjang perjalanan pun gw dikelitikin sama anak-anak namanya Gaby n Stacia...
Gw disiksa mulu ama anak yang lebih muda dari gw...

Pas bus nyampe di Japos alias BSD, pas gw ngeliat nyokap, gw langsung larii ngedeketin nyokap.
Kebetulan juga nyokap ada di samping Bu Syukur. Hwah, aman, deh, gw!!

Ini adalah b'day pertama gw jauh dari rumah. Ternyata tetep menyenangkan kalau masih dikelilingin orang yang baek dan loving.
I wanna say thank you so much to: Bu Syukur, pendamping, n temen2 retret especially Keyko ma Dhea yang paling semangat nyiremin gw...

xD

Btw, thanks juga buat yang nyalamin lewat FB n sms. Maaf kalow nggak bisa dibales semua. Luphyaall...

xD

Kamis, 18 Juni 2009

Theodore I Mean...

Dear bloggers...
Hi!
Nice to meet ya again (does it sound nice for you?)

I'm back again... dengan posting geje tentunya...
well, well, well, pada waktu liburan begini kayaknya jelas gak cocok untuk mengisi sebuah blog dengan tema yang mendidik. Nggak up to date kesannya...
Santai-santai aja, yawh...

Have I ever told me you how much I heart Theodore the chipmunk, the one of the great Alvin and the Chipmunk?
Well, well, my pals have known it and they start calling me CRAZY!
Yay! I just think that Theodore is cute. Okey? Wanna know? Say what you think and you should say: "It's CUTE!!"


Pic 1...
It's my profile pic in Facebook.
Isn't it cute? Peratiin, deh, lidahnya menjulur keluar...




Pic 2
I took it from the movie (using capture image in WMP)
Yah, jadi ada subtitle geje gitu, deh...
Tapi, mukanya lucuu...





Pic 3
Tampangnya sangat bersyukur biarpun itu nyolong...








Pic 4
Ketahuan nyolong... cengo tapi cute...







Pic 5
Pas adegan lagi belanja sama Dave Seville, a man who takes care of them.





Pic 6
Ehmmm...







Pic 7
a night before Christmas...







pic 8
Sleeping with Dave or on Dave's face....Awh...







Pic 9
Looks so excited when Christmas comes....








Pic 10
eeeemmmm....









Pic 11
Having a nightmare again









Pic 12
I just took it from the net to complete my collection XD...











I don't what you really want if you say he's terrible. The terrible thing is I'm attracted so badly.
Gw, kan, suka ngambil persobality test. Suatu ketika, gw nyoba kuis "Who's Your Secret Crush?"
Yah, biarpun gue ngaku dan emang GAK punya gebetan, iseng-iseng aja nyoba. Kebanyakan hasil orang adalah: Your friend's sweetheart, the child of the enemy of your parents, the one with different social status, etc.
Lalu, apa hasil gue? YOUR PET!
Oke, mnurut hasil tes (ceritain dlm bhs indo aja, ya) katanya gue sayang banget sama hewan sampe2 gue lebih mencintai hewan daripada manusia.
Lalu, apa saran kuis itu buat gw: Tak salah mencintai hewan, tapi lihatlah dirimu dan belajarlah mencintai sesama manusia.
Reaksi gw: BENGONG.
Gw gak punya peliharaan atau jangan2 ni gara Theodore, chipmunk yang imut, atw Limbird, boneka burung hantu kesayangan.
Ckckckck,, bingung yawh... Tapi, mw gimana... cute, sih... Habis nggak ada co yang se-cute and innocent kayak gitu... Yang pasang tampang innocent aja bejat...

Tapi, kadang orang mikir kalo yang namanya Theodore itu semacam manusialah bwat gw dengan kata lain gw dianggap demen, naksir, ngegebet, have a crush on atau apalah sama orang yang namanya theodore atau yang mirip2lah. Ehm, gimana, ya? Sebenernya, sih, nggak. I don't ever really have a crush on a real boy... Beneran. Gw gak enak juga kalo misalkan ada yang nyangka gw serius naksir atau apalah sama a boy named theodore or maybe just similiar name.

I wanna tell that Theodore isn't supposed to be a man I love, but the cutest chipmunk in the universe I admire... XD

My Steps Take Me Here...

Hey bloggers,,
After these loooooooonng school days, finally it's over... We've passed it all successfully... It's little surprising y'know... Not quite a very nice day, but maybe it's enough from now... We've survived very hard til this time and it's time to take a rest now...

Okeey, sebenernya nilai gw gak setragis yang gw bayangin...
Ada sedikit peningkatan...
But the same thing doesn't happen with my rank...
Ada yang bilang peringkat belum tentu bisa jadi tolak ukur kualitas seseorang...
Well, well whatever...
Nobody wanna be ordinary y' know...
If we could be extraordinary, why must be an ordinary people?
But it's not the final result...
You wanna see it? You're gonna see it in the Final Destination in front of the eyes of God...
Well, there are still miles to go, miles that brings you to your dream...
But now we arrive in the oasis.
Not yet the paradise, but this is just so good to have a rest...
congratz for all of you who have done it very well til now...
and for you who feel upset and worry, stop weeping...
there is still tomorrow to fix it al...
But now think again for your resolution...
You'll just keep daydreaming this time and feel thankful for your freedom...

HAPPY HOLIDAY!!!!

Rabu, 17 Juni 2009

The Salvation by the Wind

Feeling the wind comes again for a moment before the heat comes replacing. Smiling while typing words by words like a loon. Laying on my bed and hoping somehow we could beat this damn heat.My melancholy eyes are trying to capture your presence, although they would never get you. But they won't cry the tears and this thing always happens in the all the nights I've passed before. But I know you're not so far to wipe my fears. I know that I hang my fate in you like what I did yesterday. Again waiting you lift up the heat upon my skin.

Like what had been written yesterday, I couldn't ever leave a gift for you to show you how thankful I am for your presence. You're a complicated puzzle I can't ever solve that you're invisible. It's your fate, that's all. And you never know how you save a life in a simple and sweet way.

You're not a knight or an emperor.
You're just a wind...
So invisible that I easily forget
But you also release me from this goddamn heat...

When I tell people that you're just wind...
I reallly mean it...
But you should think about it twice, dear friend...

(sebuah tulisan geje dari seorang anak stress. Maksud ulisan ini? Well, we've got you here to figure it out XD)

;;